Indeks
-
Ketika Kritikus Sastra Kehilangan Panggung
Budi Darma mengingatkan bahwa ketika pembaca biasa memaksakan diri menjadi kritikus, kritik sastra mudah terjebak pada hal-hal dangkal.
-
Khazanah Perkaderan Insan Cita: Manifestasi Mandat Kekhalifahan dan Doktrin NDP HMI
Training HMI pada intinya berperan layaknya mesin pencetak untuk mengembalikan posisi manusia pada tempatnya yang tepat, yakni mencetak manusia menjadi kader yang berperan sebagai ideologi…
-
Kepalaku Rumah Sakit Jiwa
kepalaku adalah rumah sakit jiwa / yang telah lama dihuni kata-kata / mereka gemar melantur / terkadang tantrum / ketika gagal menjadi puisi
-
Menakar Harga Diri: Melepaskan Belenggu People Pleaser
Ingatlah bahwa membahagiakan orang lain bukanlah kewajiban Anda, tetapi membahagiakan diri sendiri adalah sebuah keharusan
-
SAJAK UNTUK MEI
Dan ditinggalnya hanya kata ingin / Darah diciptakan seperti angin
-
Predator di Balik Tembok Pesantren
Banyak pesantren dibangun di atas budaya sami’na wa atha’na—kami mendengar dan kami taat—yang nyaris tanpa ruang kritik.
-
Doom Spending: Belanja sebagai Pelarian Eksistensial
Pada era ini rata-rata orang membeli sesuatu bukan karena benar-benar memerlukannya, melainkan karena ingin meredakan penat, menghibur diri, atau melupakan kecemasan yang diam-diam menumpuk dalam…
-
Tak Ada Judul yang Tepat untuk Cinta di Jakarta
matahari terbenam / Jakarta menolak padam / ia terus mencari / apa yang masih bisa / dicuri dari diri
-
Melawan Hegemoni Progres Linier untuk Membebaskan Kreativitas Jiwa
Tuntutan akan progres linier yang kaku merupakan bentuk pemasungan terhadap potensi manusia yang sangat luas dan beragam.















