Indeks
-
Menakar Harga Diri: Melepaskan Belenggu People Pleaser
Ingatlah bahwa membahagiakan orang lain bukanlah kewajiban Anda, tetapi membahagiakan diri sendiri adalah sebuah keharusan
-
SAJAK UNTUK MEI
Dan ditinggalnya hanya kata ingin / Darah diciptakan seperti angin
-
Predator di Balik Tembok Pesantren
Banyak pesantren dibangun di atas budaya sami’na wa atha’na—kami mendengar dan kami taat—yang nyaris tanpa ruang kritik.
-
Doom Spending: Belanja sebagai Pelarian Eksistensial
Pada era ini rata-rata orang membeli sesuatu bukan karena benar-benar memerlukannya, melainkan karena ingin meredakan penat, menghibur diri, atau melupakan kecemasan yang diam-diam menumpuk dalam…
-
Tak Ada Judul yang Tepat untuk Cinta di Jakarta
matahari terbenam / Jakarta menolak padam / ia terus mencari / apa yang masih bisa / dicuri dari diri
-
Melawan Hegemoni Progres Linier untuk Membebaskan Kreativitas Jiwa
Tuntutan akan progres linier yang kaku merupakan bentuk pemasungan terhadap potensi manusia yang sangat luas dan beragam.
-
Refleksi Nobar Film “Pesta Babi”: Manusia Musnah oleh Ulah Manusia tapi Kemanusiaan Menyatukannya
Semangat kemanusiaan seperti itulah yang tergambar pada kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Film “Pesta Babi” di Mojokerto, Sabtu, 9 Mei kemarin.
-
Manusia Diciptakan Tuhan untuk
MengelolaMerusak BumiKerusakan tidak selalu berbentuk hutan yang gundul atau sungai yang tercemar. Bentuk kerusakan juga dapat dilihat dalam struktur distribusi yang tidak adil setelah ada kerjasama…
-
Anggaran Rp 700 ribu untuk Sepatu Siswa Sekolah Rakyat itu Pemenuhan Administrasi atau Keadilan?
Riuh rendah lini masa dalam beberapa hari terakhir terfokus pada isu pengadaan sepatu bagi siswa Sekolah Rakyat. Tanggapan publik menyala ketika narasi dari Kementerian Sosial…
















