Opini
Rubrik untuk suara-suara subjektif namun reflektif dan tetap mengakar pada fakta
-
Menjadi Dewasa: Tumbuh Dalam Kebingungan Berlapis
Kebingungan bukan karena kurang usaha, melainkan karena terlalu banyak suara yang harus didengar, terlalu banyak standar yang harus dipenuhi.
-
Beragama di Zaman Modern, Mengapa Filsafat Tetap Dibutuhkan
Filsafat mampu memberikan warna baru selain hitam dan putih, memberikan pilihan win-win situation dalam sebuah masalah, dan menjaga kita dari cacat logika.
-
Mahasiswa di Era Digital
Sebagai kelompok terdidik, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan narasi yang sehat di ruang digital.
-
Tanpa Kemampuan Berbahasa, Apa Jadinya Bangsa?
Esensi berbahasa bukan sekadar soal ejaan atau kaidah baku. Bahasa adalah alat berpikir. Menata bahasa berarti menata logika.
-
Menata Ulang Tata Ruang, Menjaga Masa Depan Pulau Sumatra
Banjir di Sumatra bukanlah takdir yang tidak bisa diubah, peristiwa itu adalah buah dari keputusan tata ruang yang kurang tepat, dan dapat diperbaiki dengan perencanaan…
-
Tantangan dan Peluang Bahasa Indonesia di Era Society 5.0
Bahasa Indonesia bukan sekadar alat, tetapi modal budaya yang menentukan arah identitas keindonesiaan di tengah kompetisi global
-
Menangis Bersama Sumatera
Di tengah kepanikan gempa Solok tadi pagi, atau saat banjir besar kemarin, masih saja ada orang iseng yang menyebar kabar bohong di WhatsApp.












