Opini
Rubrik untuk suara-suara subjektif namun reflektif dan tetap mengakar pada fakta
-
Pelajaran dari Jembatan Cangar: Konstruksi Sosial Membatasi Ruang Berbagi bagi Laki-Laki
Peristiwa di Jembatan Cangar ini juga berkaitan dengan konstruksi sosial mengenai cara individu, khususnya laki-laki, mengekspresikan emosi.
-
Menggali Konsep “Inner Beauty” Ala Kartini di Masa Kini
Bagi Kartini, kecantikan tidak terletak pada tampilan fisik, melainkan pada pikiran yang tercerahkan, keberanian untuk bersuara, dan komitmen terhadap kemanusiaan.
-
Melamar Jadi Guru: Sulitnya Minta Ampun, Padahal Gajinya Sering Bercanda dan Tugasnya Seabrek
Kendati gajinya yang sering bercanda dengan pekerjaannya yang seabrek, prosedur yang dilalui orang-orang yang melamar sebagai guru itu ternyata begitu kompleks, banyak ribet juga pengorbanannya.
-
Jangan Buru-buru Operasi Ulang, Bekas Jahitan Melahirkan SC yang Terbuka dapat Diatasi dengan Perawatan Mandiri Seperti Ini
Sejujurnya, saya lebih menyukai cara perawatan luka dengan sederhana yang lebih ramah ini dibandingkan operasi yang bukannya menyembuhkan malah yang ada memperparah kondisi saya.
-
Menikah itu Belajar soal Resep, Hobi, dan Bakti pada Orang Tua
Poin penting yang sama-sama kami tanamkan sejak awal menikah adalah: jika ada yang tidak sesuai, sebaiknya segera dikomunikasikan.
-
Ketakutan-ketakutan yang Kerap Menghantui Jika Harus Menambah Anak Lagi
Semoga siapa pun orangnya, termasuk aku sendiri, tidak bermudah-mudahan dalam mengatur urusan rumah tangga orang lain
-
Jagung, Polisi, Petani, dan Monyet Ekor Panjang
Pada akhirnya, ladang jagung itu menjadi panggung. Di satu sisi, aparat berbaris menanam dengan penuh semangat. Di sisi lain, monyet …
-
Masa Depan Literasi Indonesia: Tantangan Kecerdasan Buatan (AI) dan Keamanan Finansial
Membongkar mitos angka melek huruf 96% di Indonesia. Temukan analisis kritis mengenai strategi literasi 2025, ancaman deepfake AI, kegagalan sistem hafalan, hingga revitalisasi kearifan lokal…
-
Kasus Fadia Arafiq: Rapuhnya Kepercayaan dan Pentingnya Kewaspadaan
Pencarian terhadap “pihak-pihak terkait” dan seruan untuk bekerja sama mengindikasikan bahwa Fadia Arafiq kemungkinan tidak bertindak sendiri, atau setidaknya tidak dalam ruang hampa.















