Opini
Rubrik untuk suara-suara subjektif namun reflektif dan tetap mengakar pada fakta
-
Royalti Pemutaran Lagu, Menghargai Pencipta Bukan Menutup Pintu bagi Pendengar
Sistem distribusi royalti yang cenderung “yang kaya semakin kaya” memperkuat dominasi lagu populer dan meminggirkan musisi independen, padahal kafe dan ruang publik berfungsi sebagai kurator…
-
Tan Malaka di Era Media Sosial: Andai Ia Masih Hidup
Jika Tan Malaka masih hidup di era media sosial, ia kemungkinan besar akan menjadi content creator yang menggunakan berbagai platform digital.
-
Wakil Menteri jadi Komisaris BUMN: Sinergi atau Konflik Kepentingan?
Meskipun penempatan wakil menteri bertujuan memperkuat pengawasan, bukti internasional dan panduan tata kelola menyarankan sebaliknya. Penting bagi Indonesia untuk mengarah ke tata kelola BUMN berbasis…
-
Bendera One Piece dan Amarah Diam Anak Muda: Ketika Simbol Fiksi Menyalip Realitas Politik
Dalam dunia One Piece, mimpi adalah kompas. Dalam dunia kita, mimpi tampaknya sedang dibatasi oleh silsilah. Tapi anak muda selalu punya cara untuk melawan.
-
Mengapa Tom Lembong Dapat Amnesti: Sebuah Tinjauan Kritis dan Humanis yang Mendalam
Dalam konteks ini, amnesti kepada Tom Lembong adalah penegasan terhadap prinsip bahwa hukum harus berjalan bersama keadilan dan akal sehat.
-
Ngopi: Antara Rasa, Ilmu, dan Sebentuk Renungan tentang Manusia
Mungkin kita tidak benar-benar butuh alasan untuk ngopi. Sama seperti kita tidak selalu butuh alasan untuk bernapas lebih dalam, atau untuk melihat langit senja meski…
-
Rekening Nganggur Dibekukan 3 Bulan: Negara Lagi Haus Data atau Paranoid Finansial?
Apa jadinya jika kita tidak menyentuh rekening tabungan selama tiga bulan? Menurut PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), rekening seperti itu bisa jadi sedang…
-
Perubahan Iklim dan Tanggung Jawab Kolektif Kita
Perubahan iklim bukan sekadar ancaman ekologis, melainkan cermin dari cara manusia membangun peradaban, berpikir tentang tanggung jawab, dan memaknai keberlanjutan. Krisis ini menuntut lebih dari…
-
Membaca: Jalan Sunyi ke Jantung Dunia
Dalam dunia politik pun, ketidakmauan membaca berbuah tragis. Banyak keputusan diambil berdasarkan hoaks, bukan laporan; berdasarkan tajuk utama, bukan isi berita.















