Indeks
-
Melestarikan Budaya Daerah di Tengah Arus Globalisasi bagi Gen Z
Pengalaman saya sebagai seorang tenaga pendidik siswa-siswi SMP dan MA yang ada di daerah saya. Tantangan dari mempertahankan budaya itu sangat bermacam-macam.
-
Melamar Jadi Guru: Sulitnya Minta Ampun, Padahal Gajinya Sering Bercanda dan Tugasnya Seabrek
Kendati gajinya yang sering bercanda dengan pekerjaannya yang seabrek, prosedur yang dilalui orang-orang yang melamar sebagai guru itu ternyata begitu kompleks, banyak ribet juga pengorbanannya.
-
Jangan Buru-buru Operasi Ulang, Bekas Jahitan Melahirkan SC yang Terbuka dapat Diatasi dengan Perawatan Mandiri Seperti Ini
Sejujurnya, saya lebih menyukai cara perawatan luka dengan sederhana yang lebih ramah ini dibandingkan operasi yang bukannya menyembuhkan malah yang ada memperparah kondisi saya.
-
Jika Hidup Sebuah Pilihan, Kenapa Aku Memilih Hidup?
Hidup memang tidak menjanjikan jawaban, tapi memberikanku kesempatan untuk terus bertanya. Dan, bukankah bertanya itu sendiri sudah cukup menjadi alasan untuk tetap hidup?
-
Menikah itu Belajar soal Resep, Hobi, dan Bakti pada Orang Tua
Poin penting yang sama-sama kami tanamkan sejak awal menikah adalah: jika ada yang tidak sesuai, sebaiknya segera dikomunikasikan.
-
“Hantu” di Rimba Papua: Eksperimen Kolonial di Boven Digoel
Digoel menjadi terminal akhir bagi mereka yang dilabeli sebagai onverzoenlijken atau kelompok “kepala batu” yang emoh bekerja sama.
-
Kampus Bukan Rumah Mahasiswa, tapi Cuma Tempat Singgah buat Isi Absensi
Hasil akhir motivasi yang dibangun dalam pembelajaran di kampus itu bukan untuk memenuhi kebutuhan keintelektualan mahasiswanya, melainkan motivasi untuk memenuhi absensi tiap semesternya.
-
Malaikat di Siang Bolong
Baca cerpen “Malaikat di Siang Bolong”: Kisah tragis warga desa yang terobsesi bersedekah pada pengemis yang dikira malaikat, namun berujung pada tragedi berdarah.
-
Ketakutan-ketakutan yang Kerap Menghantui Jika Harus Menambah Anak Lagi
Semoga siapa pun orangnya, termasuk aku sendiri, tidak bermudah-mudahan dalam mengatur urusan rumah tangga orang lain
-
Tak Pernah Menyimpan Dendam & Puisi Lainnya
Ia kembali menggosokkan badannya ke kakiku / seolah ringan tanganku bukan ancaman / dan dengkuran yang tak menuntut apa-apa















