Budaya
-
Antara Musik yang Mengguncang dan Rumah yang Bergetar
Bagi sebagian orang, musik sound horeg adalah ekspresi kebebasan, bahkan identitas kultural. Menyalahkan mereka secara total sama artinya menutup telinga terhadap kegembiraan komunitas.
-
Bendera One Piece dan Amarah Diam Anak Muda: Ketika Simbol Fiksi Menyalip Realitas Politik
Dalam dunia One Piece, mimpi adalah kompas. Dalam dunia kita, mimpi tampaknya sedang dibatasi oleh silsilah. Tapi anak muda selalu punya cara untuk melawan.
-
Kegetiran Hidup dan Ketimpangan Sosial
Kegetiran hidup yang dialami oleh masyarakat miskin di Indonesia bukan sekadar soal tidak makan, tetapi merupakan hasil dari ketimpangan sistemik dalam berbagai sektor seperti pendidikan,…
-
Jatuh Tanpa Bunyi
Sebuah studi dari American Psychological Association menyebutkan bahwa tekanan ekonomi kronis dapat memengaruhi kemampuan otak dalam mengambil keputusan. Orang-orang dalam tekanan ekonomi tinggi lebih mudah…
-
Ngopi: Antara Rasa, Ilmu, dan Sebentuk Renungan tentang Manusia
Mungkin kita tidak benar-benar butuh alasan untuk ngopi. Sama seperti kita tidak selalu butuh alasan untuk bernapas lebih dalam, atau untuk melihat langit senja meski…
-
Republik dan Kerajaan dalam Budaya Hukum dan Partisipasi Publik
meski Indonesia berbentuk republik, budaya hukum belum berkembang optimal—banyak aspek formal belum diimbangi praktik keadilan substansial.
-
Kopi dan Budaya Kelas Menengah
Ironisnya, narasi “kopi lokal” justru digunakan oleh pemilik kafe di kota besar sebagai jualan branding, meski nilai tambahnya tidak kembali ke petani. Ini menunjukkan adanya…
-
Superman 2025: Mitos Baru di Tengah Krisis Identitas Budaya
Superman (2025) bukan sekadar film superhero besar; ia menjadi simbol kebudayaan utama jamannya.
-
Polisi dan Budaya Kuasa: Menelisik Luka Struktural dalam Institusi Kepolisian Indonesia
Dalam kenyataannya, berbagai laporan, riset, hingga investigasi jurnalistik mengungkapkan bahwa polisi Indonesia masih bergulat dengan budaya kekerasan, korupsi
-
Sindrom Budaya Korup & Korporatisasi Pendidikan
Kasus ini bukan sekadar persoalan keuangan negara, namun dominasi kekuasaan yang tumpang-tindih antara politisi, birokrat, dan korporasi—yang ujungnya mencoreng sistem pendidikan bangsa.















