Puisi
-
Pantun Redup, Mengungkap Penurunan Popularitas Pantun di Era Sastra Saat Ini
Pantun itu membutuhkan bentuk tulisan untuk tetap hidup dan lestari dalam kehidupan masyarakat supaya berjejak. Atau supaya generasi yang akan datang tahu bagaimana bentuk pantun…
-
Hujan Angin di Buku Sejarah dan Puisi Lainnya
tempat piknik rusak / karpetnya basah / semua berubah dingin / kaca spion retak lalu luruh / memudarkan huruf-huruf di buku / sejarah tentang dunia…
-
Tak Sesiapapun Tahu
sepanjang mata memandang / riuh suara kayu mengitari laut dan tanah itu / tapi apa yang bisa dikata / tak sesiapapun tahu—mau mengaku
-
Tamsil Mem Rangkak Motih
Umai duduk di bangku ulin tua / beroleskan bedak kuning pada wajahnya / sedang mengerjakan manik-manik …
-
Puisi di Persimpangan: Antara Pasar dan Estetika
Ketika etika estetik senantiasa dijaga di tengah realitas pasar, puisi akan terus hidup sebagai ruang refleksi, bukan etalase kata-kata belaka.
-
Hantu Masa Depan (Hauntology)
Seolah jarum jam hanya berputar di tempat/ Dan masa depan telah dibatalkan diam-diam/ Kita mendengarkan lagu yang sama/ Memakai baju dari dekade yang telah mati
-
Mengebiri Nurani
Kita mengebiri nurani sendiri/demi disebut modern/demi dianggap beradab.
-
Ratapan Empu di Tungku Ilmu
Palu dan landasan ditemukan berkarat/Buku-buku tua lapuk dimakan zaman/Ilmu sang empu menjadi hikayat/Sebuah dongeng sebelum tidur, tanpa tuntunan.
-
Di Meja Peradaban
Puisi ini adalah lanskap perasaan dan pemikiran yang menyatu dalam percakapan dua insan: bukan percintaan konvensional, melainkan cinta yang politis, ekologis, dan revolusioner.















