Opini
Rubrik untuk suara-suara subjektif namun reflektif dan tetap mengakar pada fakta
-
Politik Zohran Mamdani: Menjaring Solidaritas di Kota yang Terbelah
Di tengah gelisah metropolitan inilah Zohran Kwame Mamdani—politikus 33 tahun, anggota Majelis Negara Bagian New York, sekaligus kandidat Wali Kota paling progresif sejak era Fiorello La Guardia—meluncurkan proposal radikal
-
Menemukan Kembali Kebebasan Berpikir
Mahasiswa tak pernah benar‑benar bodoh, mereka hanya disuruh percaya bahwa keheningan adalah emas
-
Indonesia di Simpang Jalan
Indonesia di 2025 bukan lagi sekadar negara berkembang, tetapi berada di simpang jalan–antara mengukuhkan demokrasi atau kembali ke fiksi legitimasi retorik.
-
Sindrom Budaya Korup & Korporatisasi Pendidikan
Kasus ini bukan sekadar persoalan keuangan negara, namun dominasi kekuasaan yang tumpang-tindih antara politisi, birokrat, dan korporasi—yang ujungnya mencoreng sistem pendidikan bangsa.
-
Sibuk Sekolah Lupa Belajar
tujuh dasawarsa lebih setelah cita luhur itu diikrarkan, kebijakan pendidikan Indonesia masih saja terperangkap di antara labirin regulasi, dinamika politik anggaran, dan kepentingan pragmatis yang…
-
Melawan Gelombang Instan: Meningkatkan Minat Baca Mahasiswa di Era AI dan TikTok
Jika kita ingin mahasiswa kembali membaca, maka kita perlu lebih dari sekadar perpustakaan dan daftar bacaan. Kita butuh ekosistem membaca — yang mendukung, memfasilitasi, dan…
-
Keberagaman Budaya: Aset Strategis untuk Pembangunan Negara
Keanekaragaman budaya di Indonesia sangat luas, tidak hanya terbatas pada bahasa, tetapi juga mencakup berbagai bentuk seni.












