Indeks
-
Dari Projo ke Partai: Cermin Panjang Loyalitas dan Kekuasaan dalam Sejarah Indonesia
Keputusan Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Projo, untuk bergabung ke dalam partai politik adalah salah satu riak dari arus panjang itu
-
Mengebiri Nurani
Kita mengebiri nurani sendiri/demi disebut modern/demi dianggap beradab.
-
Budi Arie dan Projo: Adaptasi Historis Relawan Pasca-Figur
Daripada membangun mesin politik dari nol, Budi Arie dan kader inti Projo memilih untuk menjadi kader co-opted yang langsung menempati posisi strategis di dalam parpol…
-
Kalkulus Kezaliman Machiavellian dan Relevansinya dalam Konsolidasi Kekuasaan di Indonesia Kontemporer
Inti dari etika politik Machiavellian terletak pada pemisahan politik dari pertimbangan moral tradisional.
-
Menyoal Dominasi Lembaga Fatwa di Indonesia Pasca-Orde Baru (Bagian III-Penutup)
Fatwa tentang haramnya golput dalam pemilu atau fatwa mendukung kandidat tertentu dapat berimplikasi besar terhadap hasil politik dan arah kebijakan negara. Hal ini menunjukkan bahwa…
-
Energi Baru, Semangat Baru: Catatan Perjalanan dari Southeast Asia Youth Energy Forum
Kita sering dengar soal energi terbarukan dan SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan), tapi apa wujud nyatanya di lapangan?
-
Bukan Sekadar Jalan-Jalan: Oleh-Oleh Pemikiran dari Jantung Diplomasi Komunitas di Malaysia
Biasanya, orang ke Malaysia cari apa? Nasi lemak? Menara Kembar? Nah, perjalanan saya ke Kuala Lumpur kemarin sedikit beda.
-
Lokakarya Cerpen Dwi Bahasa, Kearifan Luhur Dalam Tiga Pilar
Bahasa Melayu Loloan adalah sebuah permata yang langka. Ia adalah dialek yang telah melalui proses akulturasi panjang, menyerap begitu banyak kosakata dari bahasa Bali, menciptakan…
-
Buku, Membaca, dan Kehidupan Sosial Kebangsaan
Buku adalah ruang penyimpanan semua peristiwa, dan membaca buku adalah salah satu cara memahami hubungan dan penyebab peristiwa itu.
-
Visi Pembaharuan Nurcholish Madjid dalam Bilik-Bilik Pesantren
Cak Nur memberikan ilustrasi yang cukup tajam tentang keadaan pesantren yang dianggap “lagging behind the time”, yakni kondisi lingkungan pesantren sebagai hasil pertumbuhan tak berencana















