Negeri Goyang, Rekayasa Penguasa, dan Jatah Penguasa

Negeri Goyang

Negeri Goyang

suara lantang dalam gedung
menampung janji rakyat yang murung
di sana ramai-ramai bergoyang
tunjangan menindih perih

ruang persidangan ramai lawakan
kemarin aku bertamasya ke gedung pertunjukan
sepanjang jalan suara klakson
sahut-menyahut
berebut jalan
terhalang asap dari lubang hitam
suara terimpit
terabaikan

Purwakarta, 24 Februari 2026

Rekayasa Penguasa

berulang-ulang suara kami jadi tumbal politik
jiwa kemanusiaan sebagai umpan balik
mengkritik tercabik-cabik
data statistik tanpa simpatik

mendapat gelar bagi aparat
yang melantarkan rakyat
menyeret hak asasi
janji-janji dibayar bayang-bayang
terkadang nyawa meregang

bagi penguasa keadilan dibebaskan
bagi rakyat jelata hukum direkayasa

Purwakarta, 24 Februari 2026

Jatah Penguasa

aparat keparat
menuduh rakyat kecil
yang menggigil di kampung sungil
mengadili tanpa kejelasan
penegak hukum sukanya merangkum
tanpa menimbang
pikirannya uang dan uang

berkali-kali aparat sekarat
meringkus, rakus
hobinya mencari bonus

Purwakarta, 23 Februari 2026

Penulis: Dzakwan Ali
Editor: Andi Surianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *